Opensignal adalah standar global independen untuk menganalisis pengalaman konektivitas konsumen. Laporan industri kami adalah panduan pasti untuk memahami apa yang terjadi ketika orang menggunakan koneksi seluler dan broadband dalam kehidupan sehari - hari.
Opensignal adalah standar global independen untuk menganalisis pengalaman konektivitas konsumen. Laporan industri kami adalah panduan pasti untuk memahami apa yang terjadi ketika orang menggunakan koneksi seluler dan broadband dalam kehidupan sehari - hari.
3 meraih penghargaan Pengalaman Keandalan dengan skor 863 poin pada skala 100 -1000 poin. Indosat berada di urutan kedua, sembilan poin di belakang pemenang. Pengalaman Keandalan oleh Opensignal mengukur kemampuan pengguna kami untuk terhubung dan berhasil menyelesaikan tugas-tugas dasar di jaringan operator.
Telkomsel tetap menjadi pemenang tunggal dari kedua penghargaan Pengalaman Kecepatan Unduh dan Pengalaman Kecepatan Unggah, dengan skor masing - masing 25,5Mbps dan 10Mbps. Pengguna kami di jaringan Indosat dan 3 merasakan peningkatan tertinggi dalam kecepatan unduhan rata-rata, yaitu sekitar 1Mbps. Namun, semua jaringan seluler Indonesia mengalami penurunan dalam Pengalaman Kecepatan Unggah sejak laporan sebelumnya.
Dalam laporan sebelumnya, Telkomsel dan XL masing-masing meraih penghargaan Pengalaman Video dan Pengalaman Game. Namun, kali ini 3 mengungguli para pemenang sebelumnya di kedua kategori dan membawa pulang kedua penghargaan tersebut. 3 juga mempertahankan penghargaan Pengalaman Aplikasi Suara dengan teguh, sehingga menjadi pemenang tunggal dari ketiga penghargaan pengalaman Opensignal — Pengalaman Video, Pengalaman Game, dan Pengalaman Aplikasi Suara. Namun, pengguna kami di jaringan Telkomsel mendapatkan pengalaman video seluler dan gaming terbaik di Pulau Jawa, karena Telkomsel memenangkan sebagian besar penghargaan Pengalaman Video dan Pengalaman Game di seluruh provinsi di Jawa.
Telkomsel tetap menjadi satu-satunya pemenang penghargaan Pengalaman Cakupan dengan 8,59 poin pada skala 10 poin, memenangkannya untuk ketiga kalinya berturut-turut. Telkomsel unggul jauh di atas Indosat dan 3 yang menempati posisi kedua dengan skor yang sama di 4,91 poin.
Indosat membawa pulang penghargaan Kualitas Konsisten untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, menjadi satu-satunya pemenang penghargaan ini di Indonesia sejak Opensignal memperkenalkannya dalam laporan Pengalaman Jaringan Seluler kami. Indosat mengalahkan 3 dengan selisih dua poin persentase. Kecuali Smartfren, semua operator Indonesia telah mengalami peningkatan skor Kualitas Konsisten sejak laporan sebelumnya.
Telkomsel meraih penghargaan terbanyak di 10 wilayah Indonesia — 35 penghargaan tunggal dan 5 penghargaan bersama kompetitor, dengan sebagian besar penghargaannya berasal dari kategori kecepatan regional. Telkomsel juga meraih sebagian besar penghargaan Pengalaman Video, Pengalaman Game, dan Konsistensi Kualitas di seluruh provinsi di Pulau Jawa, yang berarti Telkomsel memiliki pengalaman video dan game terbaik serta kualitas pengalaman jaringan paling konsisten di pulau tersebut. 3 adalah pemenang tunggal untuk 23 penghargaan dan berbagi 11 kemenangan dengan para pesaingnya, sebagian besar dalam penghargaan pengalaman. Pengguna kami di jaringan Telkomsel di Jakarta Raya menikmati kualitas layanan seluler yang paling konsisten (77,5%) dan kecepatan unggah rata-rata tercepat (13Mbps) di Indonesia.
Dalam laporan Pengalaman Jaringan Seluler Indonesia terbaru dari Opensignal, kami memperkenalkan Pengalaman Keandalan baru kami, yang mengukur kemampuan pengguna kami untuk terhubung dan berhasil menyelesaikan tugas-tugas dasar pada jaringan operator.
3 mengungguli Telkomsel dalam jumlah penghargaan yang diraih kali ini. 3 menang besar dengan meraih empat penghargaan, kemajuan dari hanya satu penghargaan di laporan sebelumnya. Selain mempertahankan Pengalaman Aplikasi Suara, 3 menjadi pemenang pertama dari penghargaan Pengalaman Keandalan di Indonesia dan mengalahkan Telkomsel dan XL untuk masing-masing Pengalaman Video dan Pengalaman Game.
Telkomsel meraih tiga penghargaan nasional sekaligus, untuk kedua kategori kecepatan dan Pengalaman Cakupan — tetapi juga meraih penghargaan regional terbanyak di 10 wilayah. Indosat dan Smartfren mempertahankan satu-satunya penghargaan mereka masing-masing untuk Kualitas Konsisten dan Ketersediaan, sementara XL tidak mendapatkan penghargaan apa pun kali ini.
Smartfren dan XL telah melakukan pembicaraan sehubungan dengan rencana merger dan telah menandatangani Nota Kesepahaman yang tidak mengikat. Opensignal sebelumnya telah menganalisis pengaruh merger Indosat-3 (IOH) terhadap pasar Indonesia. Pengguna IOH kami telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam pengalaman jaringan seluler mereka pasca-merger, terutama di daerah pedesaan atau di daerah di luar Jawa. Bersama-sama, IOH memenangkan lima penghargaan sekaligus dari sembilan yang tersedia dalam laporan ini.
Dalam laporan ini kami mengkaji pengalaman jaringan seluler dari lima operator jaringan seluler utama di Indonesia — Indosat, XL, Smartfren, Telkomsel, dan 3 — selama periode 90 hari mulai tanggal 01 Februari 2024, dan berakhir pada tanggal 30 April 2024, untuk melihat perbandingannya. Kami menyertakan pengukuran 5G selain dari generasi teknologi jaringan seluler yang sebelum-sebelumnya untuk menentukan skor keseluruhan untuk setiap kategori penghargaan. Seiring dengan analisis nasional kami, kami juga telah mengkaji pengalaman jaringan seluler para pengguna di 10 wilayah utama Indonesia.
Dalam laporan sebelumnya, Telkomsel adalah satu-satunya pemenang penghargaan Pengalaman Video. Namun, kali ini 3 menyalip pemenang sebelumnya dan meraih penghargaan Pengalaman Video, dengan skor 62,1 poin pada skala 100 poin.
Indosat, Telkomsel, dan 3 semuanya berada di kategori Baik (58-68), sedangkan XL dan Smartfren menempati satu kategori di bawahnya, di Cukup (48-58). Peringkat Baik (58-68) berarti bahwa pengguna kami, rata-rata, dapat menyaksikan video pada resolusi 720p atau lebih dengan waktu pemuatan yang memuaskan dan sedikit penundaan.
Skor Pengalaman Video memperhitungkan streaming bitrate adaptif (ABR) a>, sebuah teknologi yang memungkinkan Opensignal untuk secara akurat mewakili pengalaman video nyata pengguna termasuk menyaksikan video hingga kualitas 4K.
Pengalaman Video Opensignal mengukur kualitas video yang streaming ke perangkat seluler dengan mengukur streaming video nyata melalui jaringan operator. Metrik tersebut didasarkan pada pendekatan berbasis Persatuan Telekomunikasi Internasional (ITU) yang dibangun berdasarkan penelitian mendalam yang menghasilkan suatu hubungan antara parameter teknis, termasuk kualitas gambar, waktu pemuatan video dan laju penundaan, dengan pengalaman video yang dialami sesuai dengan laporan dari orang-orang. Untuk menghitung pengalaman video, kami mengukur streaming video secara langsung dari perangkat pengguna akhir dan menggunakan pendekatan ITU untuk mengukur keseluruhan pengalaman video untuk setiap operator pada skala 0 hingga 100. Video yang diuji mencakup berbagai resolusi — termasuk Full HD (FHD) dan 4K / Ultra HD (UHD) — dan streaming secara langsung dari penyedia konten video terbesar dunia.
Selain Pengalaman Video, kami melaporkan metrik berikut terkait pengalaman video:
3 merebut penghargaan Pengalaman Game dari pemenang tunggal sebelumnya yaitu XL dengan skor 80,9 poin pada skala 100 poin.
Pengguna Indonesia kami menikmati pengalaman bermain game dalam yang Baik (75-85) secara keseluruhan di Indosat, XL, Telkomsel, dan 3. Ini berarti bahwa sebagian besar pengguna menganggap pengalaman tersebut dapat diterima dan tidak mengalami penundaan antara tindakan mereka dan permainan game. Sedangkan Smartfren menempati satu kategori lebih rendah, yaitu Cukup (65-75).
Metrik Pengalaman Game Opensignal mengukur bagaimana pengguna seluler merasakan permainan seluler multipemain secara nyata pada jaringan operator. Diukur pada skala 0-100, pengalaman ini menganalisis bagaimana pengalaman bermain game seluler multipemain pengguna kami dipengaruhi oleh kondisi jaringan seluler termasuk latensi, kehilangan paket, dan jitter.
Pengalaman Game mengukur pengalaman saat memainkan game seluler multipemain secara nyata pada perangkat seluler yang terhubung ke server yang terletak di seluruh dunia. Pendekatan ini dibangun berdasarkan penelitian selama bertahun-tahun yang mengukur hubungan antara parameter jaringan teknis dan pengalaman bermain game sesuai dengan laporan pengguna seluler sesungguhnya. Parameter ini meliputi latensi (waktu perjalanan), jitter (variabilitas latensi) dan kehilangan paket (proporsi paket data yang gagal mencapai tujuan). Selain itu, pengalaman ini mempertimbangkan berbagai genre game seluler multipemain untuk mengukur sensitivitas rata-rata terhadap kondisi jaringan. Game yang diuji meliputi beberapa game seluler multipemain waktu nyata yang paling populer (seperti Fortnite, Pro Evolution Soccer dan Arena of Valor) yang dimainkan di seluruh dunia.
Penghitungan Pengalaman Game dimulai dengan mengukur pengalaman ujung-ke-ujung dari perangkat pengguna ke titik akhir internet yang menjadi host game sesungguhnya. Skor tersebut kemudian diukur pada skala 0 sampai 100.
Selain Pengalaman Game, kami melaporkan metrik berikut terkait pengalaman game:
3 meraih penghargaan Pengalaman Aplikasi Suara dengan skor 80,5 poin pada skala 100 poin. Ini berarti 3 adalah satu-satunya operator seluler di Indonesia yang mendapat peringkat Baik (80-87) untuk layanan aplikasi suara over-the-top — banyak pengguna puas, tetapi beberapa mengalami sedikit penurunan kualitas. Semua operator lainnya menempati kategori di bawah ini — Dapat diterima (74 -80).
Pengalaman Aplikasi Suara Opensignal mengukur kualitas pengalaman untuk layanan suara over-the-top (OTT) — aplikasi suara seluler seperti WhatsApp, Skype, dan Facebook Messenger — menggunakan model yang diturunkan dari pendekatan berbasis International Telecommunication Union (ITU) untuk mengukur kualitas panggilan suara secara keseluruhan dan serangkaian parameter teknis yang dikalibrasi. Model ini mencirikan hubungan yang tepat antara pengukuran teknis dan kualitas panggilan yang dirasakan. Pengalaman Aplikasi Suara untuk setiap operator dihitung dalam skala dari 0 hingga 100.
Selain Pengalaman Aplikasi Suara, kami melaporkan metrik berikut yang terkait dengan pengalaman aplikasi suara:
Telkomsel tetap memimpin untuk Pengalaman Kecepatan Unduh, meraih penghargaan dengan skor 25,5Mbps — sekitar 10% lebih cepat dari XL. Namun, skor Telkomsel sedikit menurun sejak laporan sebelumnya dan selisih kemenangannya dengan operator diperingkat kedua menurun dari 3,3Mbps menjadi 2,4Mbps. Pengguna kami di jaringan Indosat dan 3 telah mengalami peningkatan tertinggi dalam kecepatan unduh rata-rata, sekitar 1Mbps.
Diukur dalam Mbps, Pengalaman Kecepatan Unduhan mewakili kecepatan sehari-hari yang dialami pengguna di seluruh jaringan data seluler operator.
Selain Pengalaman Kecepatan Unduhan, kami melaporkan metrik berikut yang terkait kecepatan unduhan:
Telkomsel berhasil mempertahankan penghargaan Pengalaman Kecepatan Unggah dengan skor 10Mbps, mengalahkan 3 dengan selisih 1Mbps. Semua operator seluler Indonesia mengalami penurunan rata-rata kecepatan unggah mereka secara keseluruhan, dengan penurunan tertinggi 1Mbps terlihat di jaringan XL.
Pengalaman Kecepatan Unggahan kami mengukur kecepatan unggahan rata-rata untuk setiap operator yang diamati oleh pengguna kami di seluruh jaringan data seluler mereka. Umumnya kecepatan unggahan lebih lambat daripada kecepatan unduhan, karena teknologi broadband seluler saat ini memfokuskan sumber daya pada penyediaan kecepatan unduhan terbaik yang memungkinkan untuk pengguna mengonsumsi konten pada perangkat mereka. Karena tren internet seluler beralih dari mengunduh konten menjadi menciptakan konten dan mendukung layanan komunikasi waktu nyata, kecepatan unggahan menjadi lebih penting dan teknologi baru yang mendorong kapasitas upstream muncul.
Selain Pengalaman Kecepatan Unggahan, kami melaporkan lima metrik pendukung terkait kecepatan unggahan:
Telkomsel tetap menjadi satu-satunya pemenang penghargaan Pengalaman Cakupan dengan 8,59 poin pada skala 10 poin, memenangkannya untuk ketiga kalinya berturut-turut. Telkomsel memimpin jauh di atas Indosat dan 3 yang menempati posisi kedua dengan skor yang sama yaitu 4,91 poin.
Metrik Pengalaman jangkauan Opensignal mengukur jangkauan jaringan seluler di tempat tinggal, kerja, dan perjalanan orang-orang. Metrik ini mewakili pengalaman yang diterima pengguna saat mereka melakukan perjalanan di sekitar area yang mungkin mereka harapkan akan mendapatkan jangkauan.
Metrik jangkauan tradisional biasanya memperkirakan antara persentase luas area yang dicakup, atau persentase populasi yang dicakup; biasanya kedua metrik tersebut tidak akan menjadi pengukuran yang akurat dari ekspektasi pengguna dan pengalaman yang sebenarnya. Di banyak tempat, terdapat area-area yang kepadatan populasi atau area geografisnya tidak menggambarkan pentingnya jangkauan ke pengguna. Misalnya, di pegunungan yang besar, kebanyakan pengguna tidak mengharapkan adanya jangkauan di belantara, tetapi jangkauan yang kurang di area resort ski yang relatif kecil sangat penting untuk kenikmatan liburan. Perkiraan yang hanya murni mengandalkan populasi memberikan hasil yang tidak semestinya terhadap jangkauan di area dengan populasi yang sangat padat.
Pengalaman Jangkauan mengukur jangkauan geografis dari area berpopulasi dan oleh karena itu, menggambarkan dengan lebih akurat ekspektasi jangkauan dan pengalaman dari pengguna biasanya. Hal ini dapat memberikan hasil yang cenderung berbeda dari perkiraan tradisional berdasarkan pengukuran geografis atau populasi. Metrik tersebut menggunakan skala dari 0 sampai 10.
Smartfren mempertahankan satu-satunya kemenangannya di tabel penghargaan untuk penghargaan Ketersediaan, dengan skor 98,7%, yang mewakili proporsi waktu yang dihabiskan pengguna Opensignal dengan sinyal seluler 5G, 4G, atau 3G.
Metrik ketersediaan kami bukanlah ukuran jangkauan geografis jaringan. Metrik ini tidak akan memberi tahu Anda apakah Anda akan mendapatkan sinyal jika Anda berencana mengunjungi pedesaan terpencil atau daerah yang hampir tidak berpenghuni. Sebaliknya, metrik ini mengukur proporsi waktu seseorang memiliki koneksi jaringan, di tempat yang sering dikunjungi, sesuatu yang sering dilewatkan oleh metrik cakupan tradisional. Memperhatikan kapan pengguna memiliki koneksi daripada dengan kapan, akan memberikan cerminan pengalaman pengguna sejati yang lebih tepat.
Kami juga mencatat peristiwa yang paling membuat pengguna seluler jengkel: saat tidak ada sinyal untuk terhubung sama sekali. Kesulitan paling umum yang dialami pengguna zona mati terjadi di dalam ruangan. Karena sebagian besar data ketersediaan kami dikumpulkan di dalam ruangan (karena di sanalah pengguna paling banyak menghabiskan waktu), kami sangat ahli dalam mendeteksi area dengan sinyal kosong.
Metrik ketersediaan kami menggunakan pendekatan yang berpusat pada pengguna dan berbasis waktu yang melengkapi metodologi terpusat pada pengguna dan berbasis geografis yang digunakan oleh metrik jangkauan kami.
Ketersediaan menunjukkan proporsi waktu semua pengguna Opensignal di jaringan operator memiliki koneksi 3G, 4G, atau 5G.
Indosat membawa pulang penghargaan Kualitas Konsisten untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, tetap menjadi satu-satunya pemenang penghargaan ini di Indonesia sejak Opensignal memperkenalkannya dalam laporan Pengalaman Jaringan Seluler kami.
Skor Kualitas Konsisten untuk empat dari lima operator Indonesia telah meningkat sejak laporan sebelumnya, dengan 3 mengalami kenaikan poin terbesar sebesar empat persen. Smartfren adalah satu-satunya operator seluler di Indonesia yang skornya turun, poinnya turun beberapa persen.
Konsistensi kualitas mengukur apakah jaringan cukup untuk mendukung persyaratan aplikasi seluler yang umum pada tingkat ‘cukup baik’ bagi pengguna untuk mempertahankan (atau menyelesaikan) berbagai fungsi umum pada perangkat mereka.
Kami menggabungkan berbagai indikator pengalaman seperti kecepatan unduhan, kecepatan unggahan, latensi, jitter, packet discard, dan waktu ke byte pertama untuk menghitung Kualitas Konsisten. Komponen-komponen ini dievaluasi terhadap ambang batas yang direkomendasikan oleh berbagai aplikasi umum yang digunakan untuk beberapa tugas umum.
Untuk menghitung nilai metrik, proporsi pengujian yang lolos persyaratan Konsistensi Kualitas akan dikalikan dengan rasio keberhasilan pengujian, yang merupakan proporsi pengujian yang diselesaikan dari semua pengujian yang dilaksanakan. Pengujian yang lolos menandakan bahwa aktivitas seperti panggilan video, pengunggahan gambar ke media sosial, atau penggunaan aplikasi rumah pintar akan mungkin dilakukan tanpa lag atau kelambatan yang berarti.
3 adalah pemenang pertama dari penghargaan Pengalaman Keandalan — menang dengan skor 863 poin pada skala 100-1000 poin.
Pengalaman Keandalan Opensignal mengukur kemampuan pengguna kami untuk terhubung dan berhasil menyelesaikan tugas-tugas dasar di jaringan operator. Pengalaman Keandalan terdiri dari komponen-komponen berikut:
a) Ketersediaan Sinyal — proporsi waktu pengguna Opensignal berhasil menerima sinyal jaringan seluler,
b) Konektivitas Data — proporsi waktu ketika jaringan tersedia dan perangkat dapat terhubung ke internet,
c) Penyelesaian Tugas — apakah tugas yang dimulai oleh perangkat pengguna telah selesai,
d) Kecukupan — probabilitas bahwa tugas (dasar) akan dijalankan dengan cukup baik oleh pengguna.
Pengalaman Keandalan Opensignal mengukur kemampuan pengguna Opensignal untuk terhubung dan berhasil menyelesaikan tugas (dasar) pada jaringan penyedia layanan komunikasi (CSP). Ini menganalisis seberapa besar pengalaman pengguna Opensignal dipengaruhi oleh akses radio dan jaringan inti, bersama dengan masalah yang menghalangi mereka terhubung ke internet meskipun mereka memiliki koneksi ke jaringan CSP mereka. Hal ini juga mempertimbangkan kemampuan pengguna untuk berhasil menggunakan aplikasi berperforma lebih rendah termasuk video SD, panggilan suara over - the - top, dan penelusuran web.
Mengumpulkan miliaran tolok ukur individu setiap harinya dari lebih dari 100 juta perangkat di seluruh dunia, Opensignal secara independen menganalisis pengalaman pengguna seluler di setiap operator jaringan terbesar di seluruh dunia.
Opensignal adalah penyedia wawasan independen global terkemuka mengenai pengalaman konektivitas konsumen dan pilihan operator. Wawasan eksklusif kami tentang jaringan seluler dan broadband memberi operator solusi yang mereka perlukan untuk bersaing dan menang secara menguntungkan, mulai dari kartu skor tingkat eksekutif dan validasi publik hingga analisis teknik tingkat tepat dan dinamika keputusan konsumen.
Journalists, please retain the Opensignal logo and copyright
(© Opensignal Limited) information when using this image.
This image may not be used for any commercial purpose, including use in advertisements or other promotional content, without prior written consent.
Untuk setiap metrik, kami menghitung interval kepercayaan statistik yang ditunjukkan pada grafik kami. Ketika interval kepercayaan tumpang tindih, hasil pengukuran kami terlalu setara untuk menentukan pemenang. Dalam kasus seperti ini, kami menampilkan gambar statistik. Oleh karena itu, sejumlah metrik memiliki beberapa operator pemenang.
Dalam grafik batang, kami menunjukkan interval kepercayaan sebagai batas di setiap sisi batang grafik.
Dalam bagan metrik pendukung, kami menampilkan interval kepercayaan sebagai nilai numerik +/-.
Mengapa interval kepercayaan sangat penting dalam menganalisis pengalaman di jaringan seluler